batu permata bluish-purple tanzanite yang cantik menjadi komoditi yang langka sebagai akibat dari pertambangan yang melebihi batas. Batu permata bluish-purple tanzanite yang cantik menjadi komoditi yang langka sebagai akibat dari pertambangan yang melebihi batas. Mineral zoisite ditemukan pada tahun 1967 di Meralani Hills dekat Arusha, Tanzania dan  merupakan satu-satunya tempat di dunia di mana batu permata itu telah ditemukan.

Apakah anda memiliki beberapa batu permata tanzanite ini?

Pertahankan! Karena kolektor perhiasan dan permata di seluruh dunia tumbuh putus asa untuk mendapatkan batu itu ditangan mereka. Batu Tanzanite yang asli akan berganti-ganti warna tergantung pada pencahayaan, berubah dari biru safir menjadi ungu atau hijau. Jika perubahan batu anda masih halus, jangan putus asa. Untuk meningkatkan warna dibutuhkan beberapa perawatan misalnya dengan panas buatan.

Batu permata tanzanite mendapatkan popularitas ketika Tiffany & Co membantu memasarkan batu tak lama setelah penemuannya, langsung cepat mengarah untuk mencapai status yang tinggi. Penjualan menggelegar dan masih menempati bagian atas pasar batu permata hari ini. Terbesar, Tanzanite Kristal ditemukan pada tahun 2005, beratnya di 16.839 karat (7,5 lbs) dan berukuran 22 x 8 x 7 cm.
Menambahnya kenaikan permintaan dari batu ini membuat pasokan sumber batu Tanzanite semakin menipis, diperkirakan bahwa pasokan batu Tanzanite ini hanya tersisa 15 tahun kedepan.

Lebih baik merebut satu harta karun untuk keluarga selagi bisa, itu akan menjadi bagian yang tak ternilai bagi masa depan.

Berhati-hatilah dari penjual yang nakal. Banyak penjual yang menawarkan Batu Tanzanite dengan harga dan wujud yang hampir sama dengan aslinya. Pelajari lebih dalam sebelum anda membeli batu ini. Jangan sampai anda berinvestasi pada batu imitasi.

time-ticks-for-tanzanite-demand-rises-as-supply-dwindles